Hello Guys.. Welcome to my blog.. :-)

Kamis, 30 April 2020

KETERKAITAN ANTARA MANAJEMEN ORGANISASI DAN ADMINISTRASI

MANAJEMEN BIMBINGAN KONSELING

KETERKAITAN ANTARA MANAJEMEN
ORGANISASI DAN ADMINISTRASI

UNTUK MEMENUHI SALAH SATU TUGAS
DOSEN PENGAMPU : Nur Hafiza, M.Pd






o

l

e

h



               

            Nur Aisyah         : 0102173209         




BIMBINGAN PENYULUHAN ISLAM

FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SUMATERA UTARA
MEDAN
2019/2020



KATA PENGANTAR

Bismillahirrohmanirrohiim. Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat, inayah, taufik, dan ilhamnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan tugas ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga mind mapping dan pembahasannya ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca. Pembuatan tugas  ini disusun dalam rangka untuk menyelesaikan tugas dari dosen saya ibu Nur Hafiza, M.Pd selaku pengampu materi Manajemen Bimbingan Konseling. Harapan saya semoga tugas ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, saran dan kritik saya harapkan, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun  isi tugas ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.
Tugas ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh karena itu saya harapkan kepada pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan pembuatan mind mapping dan pembahsannya ini. Akhir kata, saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membaca tugas saya ini, apabila ada kesalahan dalam penulisan saya mohon maaf. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai kita semua. Aamiin.




Medan, 10 April 2020
                                   penyusun



Mind Mapping :



  

KETERKAITAN ANTARA MANAJEMEN
ORGANISASI DAN ADMINISTRASI

A. Perbedaan Antara Manajemen Organisasi dan Administrasi
Manajemen adalah sarana bagi organisasi untuk dapat secara efektif dan efisien bekerja mencapai tujuan. Manajemen berfokus pada aspek-aspek yang lebih rutin, definitive, terprogram,dan cenderung pada metode kuantitatif serta mengurusi bagaimana mencapai arah yang telah direncanakan. Cara pikir manajemen berorientasi pada sarana atau cara mencapai tujuan dan menitikberatkan pada masalah teknis.
Organisasi adalah suatu entitas sosial yang secara sadar terkoordinasi, memiliki suatu batas yang relative dapat diidentifikasi, dan berfungsi secara relative berkesinambungan untuk mencapai suatu tujuan bersama. Dan tersirat karakteristik P3 (Purposes, People, Plan). Dari definisi di atas mempunyai maksud bahwa “entitas sosial” berarti suatu kesatuan yang terdiri dari orang-orang atau kelompok-kelompok orang yang saling berinteraksi, sementara “secara sadar terkoordinasi” merujuk pada administrasi atau pengelolaan organisasi, dan “suatu batas yang relative teridentifikasi” merupakan pembeda antara anggota organisasi dan bukan anggota. Sedangkan “berfungsi secara relative berkeinambungan” adalah organisasi bukan kelompok orang yang berinteraksi secara sementara atau temporer melainkan berinteraksi secara regular dan tetap dalam jangka waktu yang panjang.
Administrasi adalah cara atau sarana untuk menggerakkan organisasi dengan tugas mengarahkan organisasi mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan dalam aspek-aspek yang lebih banyak berurusan dengan formulasi tujuan, masalah terkait nilai, dan komponen manusia dalam organisasi. Dan administrasi berfokus pada penetapan arah organisasi. Cara pikir administrasi berorientasi pada tujuan dan pola pikir administrasi cenderung pada seni.
Perbedaan : Organisasi itu alat atau bentuk atau susunan tertentu yang menjalankan suatu fungsi atau maksud tertentu (tujuan). Sedangkan Administrasi adalah cara atau sarana untuk menggerakkan organisasi yang mengarah pada formulasi tujuan, masalah terkait nilai, dan komponen manusia dalam organisasi serta berorientasi pada tujuan. Sedangkan manajemen adalah sarana bagi organisasi mencapai tujuan dalam aspek yang lebih rutin, definitive, terprogram, cenderung pada metode kuantitatif da bersifat teknis. Manajemen berorientasi pada cara mencapai tujuan.
B. Hubungan dan Kedudukan Organisasi Administrasi, dan Pengelolaan  Disuatu Lembaga
*Hubungan :
Organisasi merupakan suatu susunan tertentu terdiri dari orang-orang atau kelompok-kelompok tertentu yang menjalankan dan mengelola (administrasi) berbagai aktivitas manusia baik cdengan institusi atau lembaga maupun tidak dan mempunyai tujuan yang didalamnya terdapat manajemen yang mengarahkan organisasi untuk dapat bekerja seefisien dan edektif mungkin dalam mencapai dan mewujudkan tujuan organisasi.
Administrasi terdapat di dalam suatu bentuk organisasi atau lembaga. Organisasi atau lembaga mempunyai seperangkat tujuan. Administrasi adalah alat bagi organisasi atau lembaga dalam rangka mencapai tujuan-tujuannya. Segala kegiatan administrasi harus selalu berorientasi pada tujuan organisasi atau lembaga. Segala kegiatan administrasi harus berlangsung secara efektif dan efisien agar tujuan-tujuan organisasi atau lembaga tercapai secara optimal. Karena tiap-tiap organisasi atau lembaga melibatkan sedikitnya dua orang yang bekerja untuk mencapai tujuan bersama, maka kerjasama di antara anggata-anggata organisasi atau lembaga mutlak perlu dikembangkan secara harmonis. Setelah mengetahui arti dari Administrasi, administrasi sesuai dengan prosesnya ialah menentukan tujuan dan kebijaksanaan,sedangkan organisasi sebagai wadah untuk mencapai tujuan. Untuk merealisasikan tercapainya tujuan diperlukan manajemen.
*Kedudukan :
Dalam kehidupan manusia serba kebutuhan, kebutuhan untuk tempat tinggal, makan, pakaian dan lain-lain yang biasa dikenal dengan istilah kebutuhan- kebutuhan primer atau kebutuhan pokok. untuk dapat memenuhi kebutuhan ini apa itu kebutuhan primer atau kebutuhan sekunder. orang harus mengusahakan dengan perbuatan-perbuatan yang nyata berusaha seorang diri maupuna secara bekerja sama dengan perbuatan yang nyata dengan perbuatan nyata maka kebutuhan itu menjelma menjadi tujuan.didalam memenuhi kebutuhannya dalam banyak hal orang harus bekerja sama atau dengan kata lain orang harus melaksanakan suatu proses penyelenggaraan usaha kerja sama dalam mencapai tujuaannya. proses penyelenggaraan inilah yang disebut dengan administrasi dan pada masyarakat moden yaang makin berkembang ini makin penting pula tujuan-tujuan yang ingin dan hendak dicapainya maka makin baik dan tepat pula administrasi yang harus diarahkan oleh karena itu makin penting pula kedudukana administrasi sebagai kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan tersebut. kedudukan administrasi penting dalam suatu negara yaang telah maju apalagi bagi negara yang sedang berkembang.
Yang mana administrasi akan memberi sumbangan pengalaman dibidang apapun telah mengajarka kepada negara-negera itu bahwa masalah kemajuan negara bukanlah dititikberatkan hanya pada modal yang cukup sumber-sumber alam dan kekayaan bumi yaang berlimpah-limpaah tenaga kerja manusia yang belebih-lebihan tetapi sangat dibutuhkan peranan/ kedudukan adminstrasi. administras merupakan modal yang berhargan sekali bagi negara-negara tersebut untuk melaksanakan tugas dalam mencapai tujuan apalagi asas utama administrasi adalah daya guna kerja berarti bahwa manusia ingin mencapai suatu hasil secara maksimum atau terbaik dengan menyelenggarakan sesuatu kerja atau usaha secara minimum atau teringan dalam mencapai tujuan yang telah ditentukaan sebelumnya disamping administrasi penting bagi suatu negara maka admnistrasi juga penting bagi badan-badaan atau organisasi perusahaaan dan perindustrian juga bagi lembaga-lembaga seperti lembaga peradilan lembaga permasyarakatan bahkan pembrontak dan orang matipun membutuhkan admnistrasi sehingga dapat dikatakan bahwa dimana ada terdapat kegiatan dari orang-orang yang bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan bersama maka disana terdapat administrasi.
C. Kegiatan pendukung dan pemanfaatan teknologi informatika dalam manajemen bk

*Kegiatan pendukung :
1. Aplikasi instrumentasi
Aplikasi Instrumentasi adalah  upaya pegungkapan melalui pengukuran dengan memakai alat ukur atau instrument tertentu. Hasil aplikasi ditafsirkan, disikapi dan digunakan untuk memberikan perlakuan terhadap klien dalam  bentuk layanan konseling agar diperoleh data tentang kondisi tertentu atas dirt klien (siswa). Data tersebut kemudian digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk penyelenggaraan  bimbingan  dan konseling.
2. Himpunan data
Merupakan suatu upaya penghimpunan, penggolongan-penggolongan, dan pengemasan data dalam bentuk tertentu. Bertujuan untuk memperoleh pengertian yang lebih luas, lebih lengkap dan lebih mendalam tentang masing-masing peserta didik dan membatu siswa memperoleh pemahaman diri sendiri.
3. Konferensi kasus
Merupakan forum lerbatas yang dilakukan oleh pembimbing atau konselor guna membahas suatu permasalahan dan arah pemecahannya Bertujuan untuk mengumpulkan data secara lebih luas dan akurat serta menggalang komitmen pihak-pihak yang terkait dengan kasus yang terkait dengan kasus dalam rangka pemecahan masalah.
4. Kunjungan rumah
Merupakan upaya mendeteksi kondisi keluarga dalam kaitannya dengan permasalahan-permasalahan individu atau siswa yang menjadi tanggung jawab pembimbing atau konselor dalam pelayanan bimbingan dan konseling. Kunjungan dilakukan apabila data siswa untuk kepentingan layanan BK belum atau tidak diperoleh melalui wawancara dan angket. Tujuannya untuk memperoleh data yang lebih lengkap dan akurat serta bertujuan untuk menggalang komitmen antara orang tua dan anggota keluarga lainnya dengan pihak sekolah yang berkenaan dengan pemecahan masalah siswa.
5. Alih tangan kasus
Merupakan upaya mengalihkan atau memindahkan tanggung jawab memecahkan masalah atau kasus-kasus tertentu yang dialami siswa kepada orang lain yang lebih mengetahui dan berwenang.   Bertujuan untuk mem- peroleh pelayanan yang optimal dan pemecahan masalah klien secara lebih tuntas.

*Manfaat TI Dalam manajemen  Bimbingan Dan Konseling
Manfaat TI dalam layanan Bimbingan dan Konseling, yaitu :
1. Konseling Perorangan
Layanan konseling individu, yakni pemberian bantuan dalam mencari solusi permasalahan secara interpersonal ( antara konselor dan konseli ). Seorang konselor dalam menangani konseli harus bisa menggali informasi tentang konseli dan hal tersebut bisa dengan menggunakan kecanggihan teknologi yakni Inventori Tugas Perkembangan ( ITP ) dan Analisis Tugas perkembangan ( ATP ), selain itu juga karena proses pemberian bantuan tidak harus bertatap langsung, bisa dengan menggunakan teknologi komunikasi pemanfaatannya dalam TI diantaranya adalah guru Bk dengan klien bisa melakukan konseling dengan vidio call atau webcam apabila konseling secara langsung  tidak memungkinkan dilakukan tentunya dengan melakukan perjanjian terlebih dahulu., maka jelas sekali bahwa teknologi komunikasi tersebut sangat membantu proses pelaksanaan layanan.
2. Layanan bimbangan kelompok
Menjadikan teknologi dan informasi sebagai alat dalam suatu program kegiatan sehingga kegiatan dalam kelompok tersebut lebih teratur dan terstruktur. Layanan bimbingan kelompok adalah kegiatan untuk memberikan informasi kepada sekelompok siswa agar mereka mampu menyusun rencana dan mengambil keputusan dengan tepat. Dalam hal ini, informasi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan siswa yang tentunya dalam pencarian informasi menggunakan teknologi informasi  (misal internet) yang kemudian diolah menggunakan teknologi informasi sehingga menjadi informasi yang menarik ketika disampaikan, bisa berupa power point, ditambah video atau film, juga gambar – gambar yang mendukung  atau relevan dengan informasi yang diperoleh.
3. Layanan konseling kelompok
Layanan konseling kelompok adalah proses pencarian solusi terhadap permasalahan beberapa individu yang ada dalam sebuah kelompok. Pemanfaatan TI dalam konseling kelompok yaitu dengan penggunaan komputer unuk menyimpan data-data dari klien sehingga dapat memudahkan kegiatan konseling. Peran teknologi informasi disini juga bisa digunakan sebagai media untuk merekam proses pelaksanaan konseling kelompok, atau mungkin sebagai media untuk menyampaikan informasi ( dengan video, foto atau yang ) lain sehingga membuat proses konseling kelompok berjalan lebih menarik. 
4.  Layanan konsultasi
Manfaat Ti dalam layanan konsultasi salah satunya adalah konselor dapat melakukan konsultasi secara online misalnya melalui vidocall atau webcam, dengan menggunakan email, line, facebook, BBM, dan sebagainya. Pemanfaatan TI dalam layanan konsultasi terhadap klien sehingga klien berkemungkinanan memperoleh wawasan pemahaman dan cara yang perlu dilaksanakan untuk menangani masalah pihak ketiga dan Untuk melakukan konsultasi dari konseli kepada konselor tentang permasalahan yang sedang dialami oleh konseli. 
Layanan bantuan yang diberikan kepada guru, administrator sekolah, dan orang tua untuk memahami siswa atau anak. Teknologi yang dapat diterapkan yaitu cyber consultation. Layanan perencanaan, penempatan dan tindak lanjut yaitu layanan Bimbingan dan Konseling yang bertujuan untuk membantu siswa memilih dan menggunakan kesempatan pendidikan dan pekerjaan yang ada. Teknologi yang dapat diterapkan yaitu computerized self information dan internet.
5. Layanan mediasi
Layanan mediasi merupakan layanan yang diberikan untuk memberikan mediator atau penengah terhadap masalah yang dialami antar dua orang. Dalam hal ini teknologi bisa berperan sebagai bukti (adanya video, gambar ) yang dapat mempermudah pencarian jalan keluar yang terjadi.
Pemanfaatan TI salah satunya adalah konselor dapat menjadi penengah antara dua pihak yang sedang bermasalah satu sama lain. Salah satu contohnya  dalam menangani masalah pertemanan adalah konselor dapat memperlihatkan video-video positif tentang arti pesahabatan atau tentang kebaikan dalam bertemanan.
Komputer merupakan salah satu media yang dapat dipergunakan oleh konselor dalam proses konseling. Penggunaan komputer (internet) dapat dipergunakan untuk membantu siswa dalam proses pilihan karir sampai pada tahap pengambilan keputusan pilihan karir. Hal ini sangat memungkinkan, karena dengan membuka internet, maka siswa akan dapat melihat banyak informasi atau data yang dibutuhkan untuk menentukan pilihan studi lanjut atau pilihan karirnya.


Referensi :
Burhanudin, Analisis Administrasi Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Bumi aksara Jakarta, 1995.
Drs. Tohirin, M.Pd.2007.  Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Dan Madrasah (Berbasis integrasi). Jakarta:  PT. Rajagrafindo Persada.  htm. 207.
https://tikwidwir.wordpress.com/2015/12/15/hubungan-antara-administrasi-dan organisasi/https://tikwidwir.wordpress.com/2015/12/15/hubungan-antara-administrasi-dan- di akses pada Jum’at, 10 April jam 07:20 Wib.




2 komentar:

Posting Komentar

 
;
menu autocaristes pas cher | free wordpress themes download | WordPress tutoriels